Mena – LopoNTT.id – Ketua Lingkungan Stefanus Martir, Yanner Meta, memimpin langsung umatnya dalam kerja bakti di Paroki Santa Filomena Mena pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan kerja bakti itu dipusatkan di depan lokasi gedung gereja baru Paroki Santa Filomena Mena dan sekitarnya.Kerja bakti tersebut merupakan bagian dari pembagian tugas kerja per lingkungan yang telah dijadwalkan sebelumnya. Dalam pelaksanaannya, Yanner Meta tampak hadir dan terlibat aktif bersama umat Lingkungan Stefanus Martir.
Kehadirannya di tengah umat menunjukkan semangat pelayanan dan tanggung jawab yang nyata terhadap kebutuhan bersama di tingkat paroki.
Terpantau, sosok yang akrab disapa TPL Amianta itu memimpin umatnya dengan penuh antusias. Ia tidak hanya menggerakkan umat untuk bekerja, tetapi juga memberi teladan melalui keterlibatan langsung di lapangan. Semangat kebersamaan itu tampak dalam suasana kerja yang berlangsung tertib, kompak, dan penuh rasa persaudaraan.
Di sela-sela kegiatan, kepada media ini, Sosok yang senang disebut sebagai TPL Amianta ini menegaskan bahwa sebagai umat beriman, dirinya tetap konsisten bersama umat membaktikan diri untuk kebutuhan Gereja di Paroki Mena. Baginya, kerja bakti bukan sekadar aktivitas membersihkan lingkungan, melainkan juga wujud nyata iman kepada Allah yang dihidupi dalam tindakan pelayanan.
Menurutnya, kerja merupakan bagian dari tanggung jawab untuk merawat lingkungan. Ia menambahkan bahwa lingkungan yang sehat dan bersih dapat memungkinkan iman umat bertumbuh lebih subur. Karena itu, menjaga kebersihan area gereja dan sekitarnya menjadi bagian penting dari kehidupan menggereja yang tidak boleh diabaikan.
Senada dengan itu, Ketua DPP Paroki Santa Filomena Mena, Bapak Lukas Usboko, menegaskan bahwa pembersihan tempat perayaan merupakan kewajiban semua umat. Menurutnya, keterlibatan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan gereja menjadi hal penting demi menciptakan kenyamanan selama perayaan berlangsung. Ia juga mengajak seluruh umat untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kebersihan tempat ibadah bukan hanya tanggung jawab kelompok tertentu, tetapi merupakan panggilan bersama seluruh umat paroki.
Kegiatan kerja bakti ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat gotong royong tetap hidup dalam kehidupan umat Paroki Santa Filomena Mena. Melalui pembagian tugas per lingkungan dan keterlibatan aktif para ketua lingkungan, umat terus diajak untuk membangun Gereja bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan iman yang diwujudkan dalam pelayanan konkret.
Editor : Yudel Neno











