Atambua – LopoNTT.id – Vikjen Keuskupan Atambua, P. Vincentius Wun, SVD, secara resmi membuka kegiatan Diklat Peningkatan Kapasitas bagi Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua, pada Senin, 13 April 2026, di Emaus Pastoral Center (EPC). Kegiatan ini diikuti oleh 71 peserta yang berasal dari empat dekenat di wilayah Keuskupan Atambua yakni Mena, Malaka, Belu Utara dan Kefamenanu.

Dalam sambutannya, Pater Vincent menegaskan bahwa sekretaris paroki memiliki posisi yang sangat penting dalam tata kelola administrasi dan pelayanan pastoral Gereja. Menurutnya, sekretaris bukan sekadar pelaksana urusan teknis, tetapi bagian penting yang ikut menentukan wajah pelayanan Gereja di tengah umat.
“Sekretaris adalah jantung administrasi paroki. Data yang rapi, arsip yang tertib, dan pelayanan yang cepat menjadi wajah Gereja yang melayani,” ujar P. Vincentius.

Penegasan Vikjen Keuskupan Atambua itu memperlihatkan bahwa tugas seorang sekretaris paroki menuntut tanggung jawab, ketelitian, dan semangat pelayanan. Administrasi yang baik tidak hanya membantu tertibnya dokumen dan arsip, tetapi juga mendukung kelancaran karya pastoral Gereja secara menyeluruh.
Kegiatan pendidikan dan pelatihan ini difasilitasi oleh Pusat Pastoral Keuskupan Atambua. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan keterampilan teknis dan pendalaman spiritualitas pelayanan agar mampu menjalankan tugas kesekretariatan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab.
Melalui diklat ini, Puspas Keuskupan Atambua berharap para sekretaris paroki semakin bertumbuh menjadi pelayan administrasi yang handal, cermat, dan mampu menjawab kebutuhan pastoral umat di paroki masing-masing. Dengan demikian, pelayanan sekretariat tidak hanya menjadi urusan kantor, tetapi sungguh menjadi bagian dari wajah Gereja yang hadir, melayani, dan menata kehidupan umat dengan baik, ajak ungkap Pak Yos Hello – Sekretaris Umum Puspas Keuskupan Atambua
Editor : Yudel Neno
Sumber Berita : Baselius Kefi, Sekretaris Paroki Maubam









